Docotel Official Blog
Smart Stadium: Nyamannya Nonton Pertandingan Olahraga di Era Digital

Smart Stadium: Nyamannya Nonton Pertandingan Olahraga di Era Digital

Menyaksikan pertandingan olahraga langsung di stadion punya sensasi tersendiri. Kegiatan ini juga bisa menjadi momen memperkuat ikatan dengan teman dan keluarga karena mendukung tim atau pemain yang sama. Namun, ada juga orang yang mengurungkan niat untuk menonton pertandingan di stadion dengan alasan kenyamanan dan keamanan. Tidak sedikit orang yang enggan berkompetisi dan mengantre lama untuk mendapatkan tiket. Masalah susah sinyal juga membuat penonton seakan menghadapi banyak tantangan selama pertandingan berlangsung.

Melihat berbagai masalah tersebut pihak manajemen kini mulai meningkatkan kualitas dan kenyaman stadion dengan memasukkan unsur teknologi. Implementasi teknologi mutakhir di dunia olahraga tentu akan meningkatkan pengalaman yang baik bagi semua pihak. Kini, tak lagi sekadar mimpi untuk menciptakan stadion yang semakin hari kian pintar atau dikenal dengan smart stadium. Menurut Allied Market Research, pemasaran konsep smart stadium diperkirakan menghasilkan $ 22,10 miliar pada tahun 2025. Lalu, teknologi apa saja yang dapat mendorong terciptanya smart stadium? Berikut pemaparannya buat kamu.

Autentik Biometrik Permudah Transaksi

Gelaran olahraga di stadion tak hanya soal para pemain yang berjuang meraih kemenangan, berbagai komoditi dagang pun disuguhkan di sana. Tiket, pakaian, dan pernak-pernik lain yang berkaitan dengan tim atau atlet favorit pun jadi objek rebutan. Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi untuk mempermudah proses pembayaran agar tidak menimbulkan masalah kenyaman dan keamanan. Alangkah menyenangkan jika penonton tidak harus membawa uang tunai banyak, kartu identitas, dan banyak kartu ATM. Apalagi kadang mesin ATM mengalami gangguan atau bisa jadi strip magnetic/warna hitam di kartu ATM sudah rusak.

Zwipe, perusahaan teknologi asal Norwegia menawarkan teknologi autentikasi biometrik—yang memungkinkan seseorang dapat memverifikasi identitasnya tanpa password—sehingga pembayaran dapat dilakukan tanpa memasukkan kontak diri dan kontrol akses. Pengaplikasian teknologi ini berupa kartu pembayaran yang diaktifkan dengan sidik jari. Kartu pembayaran ini telah diterapkan di banyak bank di Eropa dan akan diimplementasikan juga di stadion. Teknologi ini akan memungkinkan seseorang dapat melakukan transaksi secara instan, lebih aman, dan tentunya pengalaman baru.

 Sebar Keseruan dengan Jaringan 5G

Seperti yang kita tahu, kadang saat berada di stadion atau keramaian perangkat seluler akan susah mendapatkan sinyal karena harus “berebut” dengan banyak orang. Sebagai solusi untuk meningkatkan kecepatan internet di stadion, maka mulai digunakan teknologi 5G. Dalam praktiknya teknologi 5G masih belum diimplementasikan secara menyeluruh di dunia, tapi diperkirakan akan populer di 2020. Korea Selatan telah menerapkan teknologi 5G ketika Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang.

Pemasangan bandwidth internet yang lebih besar dengan teknologi 5G tentunya akan sangat mempermudah berbagai kegiatan di stadion. Teknologi ini juga membantu penonton yang ingin melakukan live streaming atau mengunggah keseruan pertandingan melalui media sosialnya. Tidak hanya itu, dengan teknologi 5G para awak media dapat mengirim berita dengan cepat selama pertandingan berlangsung. Jadi, meski berada di keramaian, publik tidak akan kesulitan mendapatkan sinyal internet.

Amankan Stadion Olahraga dengan Face Recognation

Pengecekan barang bawaan lazim dilakukan terlebih dahulu saat akan memasuki stadion. Sayangnya, hal ini menguras banyak waktu jika prosesnya dilakukan secara manual. Petugas juga dapat kurang jeli dalam mengecek barang bawaan para penonton. Namun, sejak ada teknologi face recognation (pengenalan wajah) proses pengecekan (screening) dapat lebih efektif. Jelas, teknologi ini pun dapat mempercepat proses pengecekan sekaligus mampu meningkatkan keselamatan dan keamanan bagi pihak manajemen stadion maupun penonton selama pertandingan olahraga berlangsung.

Berbagai benda seperti minuman keras, senjata tajam, bahan peledak, senjata api juga lainnya yang dapat membahayakan keselamatan orang banyak dapat terdeteksi dengan teknologi pengenalan wajah ini. Bahkan face recognation dapat mendeteksi orang yang mencurigakan, berbahaya, atau yang paling dicari yang dapat menimbulkan kekacauan meski di tengah keramaian.

Teknologi face recognation rupanya telah dikembangkan oleh perusahaan asal Amerika Serikat bernama Evolv Technology sebagai solusi untuk menyaring penonton dalam mendeteksi hal-hal yang dapat menyebabkan ancaman. Saat ini, Evolv Technology tengah melakukan uji coba teknologi face recognation di Stadion Gillette dan Bandara Internasional Oakland. 

Itulah beberapa teknologi yang dapat mewujudkan stadion menjadi lebih pintar dari sebelumnya (smart stadium). Penerapan berbagai teknologi tersebut akan menyumbang banyak manfaat bagi pihak manajemen stadion dan menawarkan pengalaman baru bagi penonton. Ingin mengetahui lebih lanjut tentang perkembangan teknologi? Jangan lupa untuk terus pantau blog Docotel, ya!

Baca Juga: Melaju di Trek Industri 4.0 dengan Konektivitas 5G

Tentang Docotel

Docotel 4.0 meliputi tim yang berdedikasi, berpengalaman, dan ahli dalam menyediakan produk dan solusi yang bernilai tinggi di semua industri. Kami hadir dengan visi mengatasi permasalahan sehingga dapat menciptakan pengalaman terbaik bagi klien.

Lukman M. Ardiansyah

Lukman M. Ardiansyah

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most discussed