Docotel Official Blog
Liveness Detection Adalah Sistem Penunjang Keamanan Transaksi Digital, Yuk Kenali Teknologinya! 1

Liveness Detection Adalah Sistem Penunjang Keamanan Transaksi Digital, Yuk Kenali Teknologinya!

Dalam era digital yang serba cepat dan canggih, transaksi online telah menjadi bagian yang cukup penting di kehidupan sehari-hari. Namun, seiring dengan meningkatnya penggunaan transaksi digital, risiko penipuan dan ancaman keamanan juga turut meningkat. Di sinilah peran teknologi liveness detection adalah hal yang penting.

Keamanan transaksi digital merupakan prioritas utama bagi pelanggan dan perusahaan. Teknologi liveness detection adalah teknologi untuk memastikan bahwa transaksi dilakukan oleh orang yang sebenarnya, bukan melalui rekaman atau metode palsu lainnya. Dengan memverifikasi bahwa pemilik akun atau pelaku transaksi adalah manusia yang hidup, teknologi ini membantu mencegah penipuan identitas. Hal ini sangat penting untuk mencegah penjahat cyber menggunakan rekaman wajah atau foto palsu dalam upaya untuk memanipulasi sistem.

Keypoin ekyc 1 1200 (1)

Dengan demikian, teknologi liveness detection adalah alat yang sangat efektif dalam menjaga integritas dan keamanan transaksi digital, memberikan perlindungan yang lebih baik bagi semua pihak yang terlibat.

Artikel Docotel kali ini akan mengulas tentang liveness detection secara keseluruhan, mulai dari definisi, manfaat, hingga keunggulan dari teknologinya. Yuk, simak artikel ini sampai habis!

 

Pengertian Liveness Detection

Liveness Detection Adalah Sistem Penunjang Keamanan Transaksi Digital, Yuk Kenali Teknologinya! 2

Sumber: freepik

 

Liveness detection adalah pemanfaatan algoritma berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membedakan sampel biometrik manusia hidup (seperti sidik jari, iris mata, atau struktur wajah asli) dari sampel biometrik buatan (misalnya, sidik jari tiruan dari gelatin) yang sedang diperiksa oleh sistem.

Teknologi liveness detection sebenarnya telah ada sejak lama, tepatnya sejak tahun 1950. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang ilmuwan Inggris bernama Alan Turing. Pada waktu itu, Turing menguji kemampuan mesin untuk menghasilkan respons yang meniru perilaku manusia. Dalam tes tersebut, mesin yang diuji harus dapat mengenali saat hasil ketikan pada keyboard tidak berasal dari manusia.

Meskipun konsep teknologi ini telah ada sejak lama, penggunaannya secara luas baru dimulai pada tahun 2000. Sejak saat itu, liveness detection telah menjadi komponen penting dalam meningkatkan keamanan transaksi digital dan mencegah berbagai bentuk penipuan identitas.

Liveness detection memungkinkan sistem untuk melakukan proses verifikasi, identifikasi, dan autentikasi guna memastikan bahwa wajah di depan kamera adalah milik orang sesungguhnya, bukan sekadar foto, rekaman, topeng, atau bentuk penyamaran lainnya. Teknologi ini beroperasi di balik layar, mendeteksi berbagai fitur serangan spoofing seperti printed attack dan replay attack, serta melakukan pengamatan pasif terhadap fitur-fitur seperti tekstur kulit.

Sistem liveness detection ini dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan dan melindungi data, serta memberikan perlindungan hukum jika terjadi pelanggaran akibat pemalsuan data. Dengan kemampuan mendeteksi upaya penipuan secara real-time, teknologi ini memainkan peran penting dalam menjaga integritas dan keandalan proses otentikasi biometrik.

Liveness detection juga berperan dalam mengidentifikasi transaksi yang mencurigakan atau tidak sah. Jika sistem mendeteksi bahwa transaksi tidak dilakukan secara langsung oleh pemilik akun, tindakan pencegahan dapat diambil untuk melindungi data dan memastikan keamanan.

 

Tujuan Liveness Detection

Liveness detection adalah sebuah sistem teknologi biometrik yang dirancang untuk mendeteksi keautentikan sidik jari, wajah, atau biometrik lainnya dari individu. Teknologi ini memungkinkan sistem untuk memastikan bahwa data biometrik yang disajikan adalah hasil dari interaksi langsung dengan individu yang hidup, bukan rekaman atau representasi palsu.

Berikut ini tujuan liveness detection:

  • Mencegah Terjadinya Penipuan Identitas

Liveness detection membantu mencegah penipuan identitas dengan memverifikasi bahwa orang yang berusaha mengakses layanan atau melakukan transaksi adalah manusia yang hidup, bukan rekaman atau representasi wajah dari individu tersebut.

 

  • Menjaga Keamanan dalam Transaksi Digital

Dalam konteks keuangan digital dan aplikasi perbankan, liveness detection membantu memastikan bahwa transaksi dilakukan oleh pemilik asli akun dan bukan oleh pihak yang tidak sah. Ini membantu mengurangi risiko pencurian identitas dan kegiatan keuangan ilegal.

 

  • Meningkatkan Akurasi Verifikasi Identitas

Dengan mengamati tanda-tanda kehidupan, seperti gerakan mata atau perubahan ekspresi wajah, liveness detection meningkatkan akurasi dalam verifikasi identitas. Hal ini memastikan bahwa proses identifikasi dilakukan dengan lebih akurat dan andal.

 

  • Mengurangi Risiko Pemalsuan Identitas

Dengan menerapkan teknologi liveness detection, risiko pemalsuan foto atau rekaman wajah untuk mengakali sistem keamanan dapat dikurangi secara signifikan. Ini menjaga integritas sistem dan mencegah upaya pemalsuan yang dapat membahayakan keamanan data dan informasi.

 

  • Memberikan Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

Meskipun keamanan merupakan prioritas utama, liveness detection juga membantu meningkatkan pengalaman pengguna dengan mempercepat proses verifikasi identitas. Dengan proses yang lebih cepat dan mudah, pengguna dapat mengakses layanan digital dengan lebih nyaman tanpa mengorbankan keamanan.

 

Manfaat Liveness Detection Untuk Keamanan Transaksi Digital

  • Keamanan yang Lebih Tinggi

Teknologi liveness detection memberikan tambahan lapisan keamanan dengan melakukan verifikasi identitas secara akurat dan real-time. Dengan menggunakan algoritma canggih dan kecerdasan buatan, sistem dapat mengidentifikasi serta mencegah upaya-upaya penipuan, termasuk penggunaan foto, video, atau topeng yang palsu.

Keunggulan utama dari teknologi ini adalah kemampuannya untuk memastikan bahwa hanya individu yang sah yang dapat mengakses layanan atau melakukan transaksi. Dengan demikian, hal ini secara signifikan meningkatkan tingkat perlindungan terhadap data dan informasi sensitif yang tersimpan dalam sistem.

Selain meningkatkan keamanan, teknologi liveness detection juga memberikan penggunaan yang lebih nyaman dan efisien dalam proses verifikasi identitas. Dengan deteksi yang cepat dan akurat, pengguna dapat menghindari kekhawatiran terhadap potensi penipuan identitas dan merasa lebih percaya diri dalam bertransaksi secara online. Ini membuat teknologi ini menjadi salah satu aspek krusial dalam menjaga keamanan dan integritas sistem digital modern.

 

  • Pencegahan Penipuan yang Lebih Efektif

Dengan mencegah penggunaan rekaman wajah palsu, teknologi liveness detection secara signifikan mengurangi risiko penipuan dalam berbagai transaksi online. Algoritma liveness detection memiliki kemampuan untuk membedakan antara wajah asli dan tiruan dengan mengamati tanda-tanda kehidupan, seperti gerakan mata dan perubahan ekspresi wajah.

Dengan demikian, teknologi ini tidak hanya mengurangi kemungkinan terjadinya penipuan identitas, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap sistem keamanan secara keseluruhan. Dengan adanya mekanisme yang dapat mengidentifikasi potensi penipuan secara langsung, pengguna merasa lebih aman dan terlindungi dalam melakukan transaksi online dan berbagi data pribadi.

Ini tidak hanya memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap data pribadi, tetapi juga memperkuat integritas dan keamanan ekosistem transaksi digital secara menyeluruh, memberikan dampak positif bagi pengguna, bisnis, dan lembaga keuangan.

 

  • Meningkatkan Pengalaman Pengguna

Verifikasi wajah yang dilakukan dalam hitungan detik membawa manfaat signifikan dalam meningkatkan efisiensi proses transaksi tanpa mengorbankan keamanan. Dengan teknologi liveness detection, pengguna dapat dengan mudah dan cepat mengakses layanan atau menyelesaikan transaksi, mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kenyamanan dalam penggunaan platform digital.

Kecepatan dan efisiensi ini tidak hanya memberikan pengalaman pengguna yang lebih menyenangkan, tetapi juga memastikan bahwa keamanan sistem tetap terjaga. Dengan adanya proses verifikasi yang cepat namun akurat, pengguna merasa lebih percaya diri dalam menggunakan layanan online tanpa khawatir terhadap potensi risiko keamanan.

Ini menciptakan lingkungan digital yang aman dan dapat dipercaya, membangun hubungan yang lebih erat antara penyedia layanan dan pengguna, serta memberikan dampak positif dalam memperkuat integritas ekosistem transaksi digital secara keseluruhan.

 

Liveness Detection dalam Keamanan Transaksi Digital

Liveness Detection Adalah Sistem Penunjang Keamanan Transaksi Digital, Yuk Kenali Teknologinya! 3

Sumber: freepik

 

Dalam industri financial technology atau fintech, pengenalan identitas nasabah atau yang sering disebut sebagai KYC (Know Your Customer) merupakan langkah pertama yang sangat penting. Hal ini merupakan bagian dari penerapan enhanced due diligence, yaitu tindakan pengenalan calon pelanggan atau nasabah dengan lebih mendalam, sebagai bagian dari Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan. 

Langkah ini sesuai dengan himbauan OJK yang tercantum dalam 6/SEOJK.05/2021 mengenai Pedoman Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) bagi Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi. Dengan adanya regulasi resmi dari pemerintah, implementasi liveness detection menjadi keharusan, karena selain mendukung proses bisnis, sistem ini juga bertujuan untuk memastikan keamanan ekosistem digital secara keseluruhan.

Salah satu contohnya adalah identifikasi terhadap orang-orang yang terlibat dalam dunia politik (political exposed person), yang dilakukan oleh Penyedia Jasa Keuangan untuk mengurangi risiko terkait tindak pencucian uang. Langkah-langkah ini penting dalam menjaga integritas dan keamanan sektor keuangan serta melindungi nasabah dari risiko kejahatan keuangan.

Adanya perkembangan teknologi yang mempermudah proses administrasi, kini KYC dapat dilakukan secara online dan digital. Istilahnya pun berubah menjadi eKYC atau Electronic Know Your Customer, yang merupakan proses pengenalan data nasabah secara digital dan komprehensif, terdiri dari beberapa tahap, di antaranya adalah sistem liveness detection.

Dalam mekanisme eKYC, tahap liveness detection biasanya dilakukan setelah proses input data otomatis menggunakan OCR (Optical Character Recognition) berhasil. Langkah pertama yang diberikan instruksi kepada pengguna dalam proses liveness detection ini adalah mengambil foto selfie. Setelah itu, sistem akan mendeteksi kecurangan atau anomali seperti pemalsuan wajah.

Seperti halnya yang diterapkan pada eKYC Docotel, di mana eKYC harus memastikan data identitas pengguna yang sah dan kepemilikan data yang sesuai dengan pada saat pemeriksaan liveness, mendeteksi penipuan, dan membandingkan data ke penerbit identitas (Dukcapil). Docotel Teknologi merupakan salah satu Perusahaan penyedia solusi pada sistem integrasi yang dapat membantu dalam proses verifikasi, identifikasi, serta autentikasi melalui layanan eKYC. 

Liveness Detection Adalah Sistem Penunjang Keamanan Transaksi Digital, Yuk Kenali Teknologinya! 4

Sumber: Docotel Teknologi

 

Apabila pengguna dengan sengaja mengganti wajahnya dengan foto, gambar, atau video selama proses berlangsung, maka hasil deteksi akan gagal. Hal ini disebabkan oleh sistem mendeteksi objek tersebut sebagai benda mati. Sebaliknya, jika pengguna adalah manusia yang sebenarnya, atau sistem mengidentifikasinya sebagai objek hidup, maka hasilnya akan dianggap berhasil. Setelah itu, sistem akan melanjutkan langkah-langkah selanjutnya dalam proses eKYC.

Perlu diingat bahwa proses liveness detection tidak dapat berdiri sendiri, sehingga dapat dikatakan bahwa proses ini harus digabungkan dengan langkah lainnya, seperti verifikasi biometrik dan pencocokan hasil foto wajah dengan data yang berasal dari Dukcapil.

Liveness Detection Adalah Sistem Penunjang Keamanan Transaksi Digital, Yuk Kenali Teknologinya! 5

Sumber: Docotel Teknologi

 

Meskipun begitu, tidak perlu khawatir tentang durasi proses karena proses ini hanya memerlukan waktu singkat, yaitu kurang dari 3 menit. Semua langkah ini saling melengkapi untuk memastikan hasil yang akurat dan terjamin bebas dari pemalsuan atau kecurangan.

Maka, segera aplikasikan sistem liveness detection demi keamanan transaksi dan bisnis. Dengan mengimplementasikan liveness detection pada proses bisnis, artinya kita sudah mengambil langkah yang pintar untuk bisa menghindari kejahatan dunia maya. Selain itu juga telah mendukung program APU PPT (Anti Pencucian dan Pencegahan Pendanaan Terorisme) demi mencapai keamanan bersama.

 

Cara Kerja Liveness Detection

Liveness detection akan beroperasi dengan serangkaian tahapan yang umumnya serupa. Perangkat ini berfungsi sebagai kelanjutan dari proses OCR dalam konteks e-KYC, bertujuan untuk memverifikasi identitas yang dimasukkan oleh pengguna.

  • Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengambil gambar diri, baik melalui foto atau video. Penting untuk diingat bahwa gambar ini harus diambil secara langsung pada saat itu, bukan merupakan rekaman dari sebelumnya.
  • Selanjutnya, sistem akan memproses gambar yang dimasukkan dan menganalisis kemiripan antara gambar yang diunggah dengan foto-foto yang telah dimasukkan sebelumnya, seperti KTP atau kartu identitas lainnya.
  • Sistem dalam perangkat software liveness detection memiliki kemampuan untuk membedakan antara gambar terkini dan rekaman yang diambil beberapa waktu lalu. Jika terdeteksi bahwa gambar yang dimasukkan bukan gambar terkini, sistem akan menolak verifikasi tersebut.
  • Apabila sistem mendeteksi adanya “kehidupan” pada gambar yang dimasukkan, maka proses dapat dilanjutkan ke tahap verifikasi.
  • Selanjutnya, perangkat lunak ini akan berkolaborasi dengan metode verifikasi biometrik untuk membandingkan ciri dan profil wajah pengguna dengan database yang tersedia atau dapat diakses oleh sistem. Jika terdapat kesamaan dan kecocokan pada data biometrik, sistem akan mengonfirmasi identitas pengguna.

Meskipun terdengar sebagai proses yang memakan waktu, sebenarnya keseluruhan tahapan ini berlangsung dalam hitungan detik saja. Gambar yang dimasukkan ke dalam sistem akan disesuaikan dengan kebutuhan sistem, termasuk posisi, gestur, pencahayaan, dan variabel lainnya, sehingga sistem dapat lebih mudah mengenali gambar dan memprosesnya dengan akurat.

Semua tahapan ini dapat dijelaskan kepada pengguna melalui perangkat yang digunakan, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengikuti petunjuk yang diberikan. Dengan demikian, pengguna tidak akan merasa kesulitan dalam melakukan proses verifikasi identitas. Walaupun terjadi sejumlah penyesuaian dalam pengambilan gambar, tetapi secara keseluruhan prosesnya tetap cepat dan efisien, memastikan pengalaman pengguna yang lancar dan meminimalkan waktu yang dibutuhkan. Ini menjadikan pengguna merasa lebih nyaman dan percaya pada sistem yang digunakan.

Meskipun keamanan adalah prioritas utama, liveness detection tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Dengan mempercepat proses verifikasi identitas, liveness detection memungkinkan pengguna untuk mengakses layanan digital dengan lebih cepat dan efisien, tanpa mengorbankan tingkat keamanan.

Proses yang lebih cepat dan mudah ini tidak hanya meminimalkan waktu tunggu pengguna, tetapi juga mengurangi tingkat frustasi yang mungkin timbul karena proses yang lambat atau rumit. Dengan demikian, pengguna dapat merasa lebih puas dan nyaman dalam menggunakan layanan digital, yang pada gilirannya dapat meningkatkan loyalitas pengguna dan memperkuat citra merek. Dengan mengintegrasikan keamanan dan kenyamanan dalam satu solusi, liveness detection menjadi kunci dalam menciptakan pengalaman pengguna yang memuaskan dan terjamin di lingkungan digital.

Semoga artikel tentang tentang teknologi liveness detection bisa bermanfaat bagi para pembaca. Berbagai informasi terkait liveness detection, eKYC, dan teknologi lainnya yang berkaitan bisa ditemukan pada blog Docotel Teknologi.

teresaiswara

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most discussed

Advertisement