Docotel Official Blog
Docotel Official Blog - Augmented Reality

Mengulik Serba-serbi Pemanfaatan Teknologi Augmented Reality Masa Kini

Saat ini tengah ramai penggunaan filter-filter maupun games lucu di berbagai aplikasi pada ponsel pintar (smartphone). Kalau kamu pernah menggunakannya, berarti kamu sudah “bertemu” nih dengan teknologi yang bernama Augmented Reality atau dalam bahasa Indonesia realitas tertambah dan dikenal dengan singkatan AR. AR merupakan terobosan di bidang teknologi yang sangat canggih, karena dengan teknologi ini kita dapat membuat segala hal yang abstrak atau virtual bisa kelihatan nyata. Untuk mencoba teknologi AR tentunya tidak sulit, kamu bisa menggunakan berbagai perangkat, termasuk di antaranya tablet dan smartphone yang memiliki ratusan aplikasi AR.

Penerapan teknologi AR ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat di berbagai kehidupan. AR juga telah dikembangkan dalam berbagai hal, berikut ini pemanfaatan teknologi AR di kehidupan sehari-hari.

1. Belanja Jadi Lebih Asyik!
Docotel Official Blog - Augmented Reality
Sumber: Techcrunch.com

Saat ini dunia retail terus mengalami perubahan mulai dengan kemunculan berbagai toko online (online shop) sampai diterapkannya AR dengan tujuan untuk menciptakan pengalaman berbelanja bagi konsumen. Berdasarkan data Digital Bridge UK, 75% konsumen berharap mendapatkan pengalaman baru saat berbelanja menggunakan AR di industri retail. Dengan AR konsumen dapat mencoba, melihat atau membayangkan produk terlebih dahulu secara 3D sebelum membelinya.

Fenomena ini tidak lepas karena kehadiran ARKit (platform AR besutan Apple) dan ARCore (platform AR yang diluncurkan oleh Google), yang dapat digunakan oleh para pengguna smartphone. Penggunaan ARKit, diharapkan dapat memberikan gambaran nyata pada pelanggan tentang perabotan atau aksesoris rumah tangga sebelum dibeli. Tidak mau ketinggalan, salah satu produk fashion ternama juga menerapkan teknologi AR ini. Melalui aplikasi AR-nya, pengunjung bisa mendapatkan informasi visual tentang harga produk juga dapat melihat bagaimana pakaian tersebut dikenakan dengan memfokuskan kamera dari ponsel pintarnya ke area barcode.

Di Indonesia, AR mulai banyak dilirik perusahaan retail, salah satunya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dengan aplikasi toko virtual 3D-VR (Augmented Virtual Reality). Aplikasi ini memungkinkan konsumen untuk berinteraksi dengan berbagai produk di ribuan gerai retail.

Menu Makanan Semakin Menggiurkan
Mengulik Serba-serbi Pemanfaatan Teknologi Augmented Reality Masa Kini 1
Sumber: Forbes.com

Melihat pemanfaatan AR yang sangat besar, tampaknya kini bisnis restoran juga mulai merangkul teknologi yang satu ini. Pengimplementasian AR di industri restoran tentunya bukan tanpa alasan, para pemilik restoran berharap dapat memberikan pengalaman baru dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Melalui penerapan AR nantinya berbagai menu makanan di restoran akan ditampilkan secara 3D  dan terperinci kepada pelanggan.

Melansir Digital Trends, Bareburger mengklaim menjadi salah satu restoran pertama yang memungkinkan pelanggan dapat melihat makanan sebelum dipesan secara 3D. Hal tersebut tidak lepas dari kerjasama Bareburger dengan sebuah perusahaan AR yang berfokus pada makanan bernama Kabaq. Untuk menciptakan menu makanan 3D dengan teknologi AR, perusahaan Amerika itu menggunakan sistem berbasis foto yang mampu menangkap bahan makanan dalam hitungan menit dan memprosesnya pada server cloud mereka. Perusahaan kemudian mengelola dan mendistribusikan hasilnya ke semua platform yang didukung AR pada klien (restoran). Untuk dapat melihat daftar menu makanan 3D, konsumen terlebih dulu harus memindai Snapcode menggunakan aplikasi Snapchat.

Aplikasi AR pada restoran biasanya dilengkapi dengan beberapa fitur, seperti dapat mengumpulkan data preferensi pelanggan, memberikan rekomendasi menu hidangan, estimasi waktu yang diperlukan pelanggan untuk mengeksplorasi berbagai fitur promosi, dan mengakumulasi jawaban survei pelanggan. Lebih lanjut, terdapat informasi tambahan juga terkait informasi nutrisi atau bahan-bahan yang terkadung dalam menu makanan, sehingga memungkinkan pelanggan dapat memilih makanan sesuai dengan kebutuhannya, seperti menu makanan diet, maupun makanan bagi penderita penyakit tertentu seperti diabetes.

AR juga menjadi solusi dalam mengurangi penggunaan daftar menu berbahan kertas di restoran. Wah, AR ramah lingkungan juga, ya!

Belajar Bisa Lebih Seru
Docotel Official Blog - Augmented Reality
Sumber: curiscope.co.uk

Teknologi kini tengah memasuki dunia pendidikan. Penerapan AR di dunia pendidikan mampu menciptakan cara dan metode baru dalam proses pembelajaran sehingga akan membuat suasana kelas menjadi lebih menarik dan informasi lebih mudah dipahami.

Edukasia, perusahaan produsen alat peraga pendidikan asal Indonesia berhasil menciptakan alat peraga organ tubuh manusia berbasis AR. Cara kerjanya, pengguna harus mengunduh aplikasi khusus dari Edukasia lalu memindai barcode yang terdapat di dalam sebuah buku tentang organ tubuh manusia. Lewat alat peraga berbasis AR, diharapkan siswa dapat belajar tentang bagian tubuh manusia secara detail dan menyenangkan, sekaligus membuat partisipasi siswa dalam kegiatan belajar semakin meningkat. 

Itulah tadi beberapa gambaran tentang pengaplikasian teknologi AR dalam kehidupan sehari-hari yang mungkin dari kamu belum banyak mengetahuinya. Tertarik mendapatkan informasi lebih lanjut tentang perkembangan AR dan teknologi lainnya? Ikuti terus blog Docotel, ya!

Tentang Docotel

Docotel 4.0 meliputi tim yang berdedikasi, berpengalaman, dan ahli dalam menyediakan produk dan solusi yang bernilai tinggi di semua industri. Kami hadir dengan visi mengatasi permasalahan sehingga dapat menciptakan pengalaman terbaik bagi klien.

Lukman M. Ardiansyah

Lukman M. Ardiansyah

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most discussed