Docotel Official Blog
Ketahui Fungsi Firewall dan Cara Kerja Firewall 1

Ketahui Fungsi Firewall dan Cara Kerja Firewall

Dengan berkembangnya teknologi saat ini, semakin banyak industri yang memanfaatkan teknologi digital untuk menjalankan fungsinya. Oleh sebab itu, tingkat keamanan di dunia digital menjadi sangat penting, termasuk dengan memanfaatkan security devices seperti milik Docotel.

Oleh sebab itu, kehadiran firewall sangat membantu dan penggunaannya di dalam sistem komputer sudah menjadi hal dasar yang harus dilakukan sebagai proteksi di sistem komputer.

Dengan adanya firewall di dalam sebuah perangkat komputer, maka komputer tersebut akan mendapatkan perlindungan dari jaringan terbuka yang merupakan ekosistem utama di dalam jaringan besar di komputer.

Untuk lebih memahami terkait definisi hingga fungsi firewall dan cara kerja firewall para pembaca Blog Docotel bisa menyimak informasi di bawah ini!

 

Definisi Firewall

Firewall merupakan sebuah sistem keamanan yang dapat digunakan untuk melindungi komputer maupun jaringan yang kamu miliki dari adanya ancaman yang dapat muncul dari pihak luar, dalam konteks ini adalah internet.

Firewall secara umum bekerja sebagai sebuah sekat maupun tembok yang dapat digunakan untuk membatasi komputer yang kamu miliki dan gunakan sehingga mampu mengatur serta melakukan proses penyaringan pada segala akses yang masuk berdasarkan kriteria tertentu.

Sistem keamanan ini juga dapat dengan mudah diatur sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan yang kamu miliki sebagai pemilik komputer, jaringan, maupun layanan. Oleh sebab itu, sistem keamanan firewall memiliki sifat fleksibel.

 

Fungsi Firewall pada Sistem Komputer

Dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi jaringan dan komputer dari ancaman dan bertindak sebagai tembok, terdapat banyak fungsi firewall yang harus kamu ketahui, sebagai berikut.

Ketahui Fungsi Firewall dan Cara Kerja Firewall 2

Freepik

 

  • Melindungi data dari upaya peretasan

Pertama, melindungi data dari upaya peretasan. Firewall memiliki peranan krusial dalam menjaga keamanan sistem komputer atau layanan dari akses yang tidak sah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tugas utama firewall adalah membatasi akses, baik dari jaringan internal maupun eksternal, dengan tujuan mencegah entitas yang tidak diinginkan dari masuk ke dalam jaringan atau sistem komputer yang dilindungi.

Keberadaan firewall memberikan lapisan pertahanan tambahan yang membantu menghalangi serangan dan upaya penetrasi yang berasal dari luar.

Hal ini sangat penting mengingat internet merupakan lingkungan yang penuh dengan ancaman, termasuk serangan malware, peretasan, dan pencurian data.

Pembatasan akses yang dilakukan oleh firewall memastikan bahwa hanya pengguna yang memiliki izin yang dapat mengakses sumber daya dalam jaringan atau sistem.

Langkah ini bertujuan untuk melindungi data sensitif dan informasi penting dari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak.

Dengan demikian, firewall tidak hanya berperan sebagai benteng pertahanan, tetapi juga sebagai penjaga aktif yang menjaga keamanan dan integritas sistem tetap terjaga.

 

  • Memblokir pesan mengganggu

Kedua, memblok pesan mengganggu.Firewall bukan hanya berperan penting dalam menjaga keamanan sistem dari akses yang tidak sah, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menyaring pesan atau informasi yang mengganggu seperti spam.

Meskipun informasi tersebut mungkin tidak langsung membahayakan, keberadaannya di dalam jaringan kamu dapat mengganggu kinerja layanan yang disediakan.

Dengan menggunakan sistem perlindungan ini, kamu juga dapat menetapkan aturan yang memungkinkan firewall untuk secara otomatis mengenali dan memblokir pesan atau informasi yang dianggap sebagai spam.

Hal ini membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas jaringan komputer yang kamu miliki dengan memastikan bahwa hanya informasi yang relevan dan diinginkan yang dapat diakses oleh pengguna akhir.

Tidak hanya itu, kemampuan firewall untuk mengelola dan memblokir spam juga membantu dalam menjaga keamanan jaringan secara keseluruhan.

Sebagaimana diketahui, pesan spam juga sering menjadi sarana untuk menyebarkan malware atau melakukan serangan phishing yang berbahaya. Dengan membatasi atau menghilangkan akses terhadap pesan spam, pemilik jaringan atau komputer secara tidak langsung juga mengurangi risiko terhadap serangan cyber yang lebih serius.

 

  • Membatasi konten yang dilihat

Ketiga, membatasi konten yang dilihat. Selain menghalangi akses yang tidak sah dan menyaring pesan spam, firewall juga dilengkapi dengan kemampuan untuk menerapkan pembatasan pada berbagai jenis konten tertentu.

Ini memberi pemilik komputer  kontrol untuk mengatur pengaturan sehingga konten dengan karakteristik tertentu tidak dapat diakses atau ditampilkan melalui perangkat atau layanan yang dikelola.

Dengan memanfaatkan fitur tersebut, kamu juga dapat memastikan bahwa pengguna jaringan yang kamu miliki tidak bisa mengakses konten yang dianggap tidak sesuai, tidak aman, atau bertentangan dengan kebijakan yang kamu tetapkan.

Sebagai contoh, pemilik komputer dapat memblokir akses ke situs web yang mungkin mengandung konten berbahaya seperti situs phishing, malware, atau konten dewasa.

Selain itu, pemilik komputer dapat mengatur batasan akses ke aplikasi tertentu yang dianggap mengganggu produktivitas atau tidak relevan dengan tujuan bisnis yang dijalani.

Penerapan pembatasan konten ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan keamanan jaringan, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan produktif bagi pengguna.

Dengan mengendalikan jenis konten yang dapat diakses, pemilik komputer  dapat mengurangi risiko terhadap serangan cyber dan memastikan bahwa pengguna hanya mengakses informasi yang relevan dan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

Ketahui Fungsi Firewall dan Cara Kerja Firewall 3

Freepik

 

 

  • Menjadikan layanan lebih nyaman

Keempat, menjadikan layanan lebih nyaman. Dengan pembatasan akses terhadap konten yang mengganggu dan pesan yang tidak relevan dengan layanan yang ditawarkan, pengguna akan merasa lebih nyaman dalam menggunakan sistem atau layanan tersebut.

Para pengguna juga tidak akan terganggu oleh iklan atau konten yang tidak diinginkan, sehingga dapat fokus sepenuhnya pada kegiatan yang mereka lakukan di dalam platform atau aplikasi yang dijalankan.

Dengan demikian, layanan yang disediakan akan menjadi lebih fokus dan optimal, karena pengguna dapat mengakses informasi atau fitur yang relevan tanpa gangguan dari konten yang tidak diinginkan. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas pengguna dan membuat pengalaman pengguna menjadi lebih menyenangkan.

Selain itu, dengan menghilangkan gangguan dan mengoptimalkan penggunaan layanan, kamu juga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

Mereka akan merasa puas dengan pengalaman pengguna yang lancar dan efisien, serta dapat melihat nilai tambah dari layanan yang disediakan. Hal ini dapat membantu memperkuat hubungan antara pebisnis dan pelanggan, serta meningkatkan loyalitas mereka terhadap merek atau platform yang kamu miliki.

 

  • Membatasi bandwidth pada sistem komputer

Kelima, membatasi bandwidth pada sistem komputer. Salah satu fitur tambahan yang dimiliki oleh firewall adalah kemampuannya untuk mengatur penggunaan bandwidth pada konten atau kanal yang diakses oleh pengguna.

Dengan fitur ini, kamu dapat mengelola alokasi bandwidth dengan lebih efektif dan memastikan bahwa sumber daya jaringan kamu digunakan secara optimal.

Dengan membatasi bandwidth pada konten atau kanal tertentu, kamu dapat mengendalikan jumlah data yang dikonsumsi oleh pengguna dari berbagai sumber.

Sebagai contoh, kamu bisa memprioritaskan penggunaan bandwidth untuk aplikasi atau layanan yang sangat penting, sementara membatasi akses untuk konten yang kurang penting atau memerlukan lebih banyak bandwidth.

Dengan menerapkan pengaturan ini, distribusi bandwidth dalam jaringan internet kamu dapat lebih terstruktur, sehingga kamu dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya kamu untuk kebutuhan utama.

Hal ini akan membantu menjaga stabilitas kinerja jaringan dan memastikan bahwa pengguna dapat mengakses layanan atau aplikasi dengan lancar tanpa terkendala oleh masalah koneksi atau pembatasan bandwidth.

Dengan demikian, pengalaman pengguna dapat ditingkatkan dan efisiensi operasional secara keseluruhan dapat ditingkatkan.

 

  • Memfasilitasi layanan VPN

Keenam, memfasilitasi layanan VPN. Melalui penggunaan VPN atau Virtual Private Network, seorang individu dapat mengatasi pembatasan akses internet yang diberlakukan di lokasi mereka.

Hal ini memiliki implikasi positif terutama dalam lingkungan kerja di mana kebijakan perusahaan mungkin membatasi akses ke situs tertentu.

Secara positif, VPN dapat dianggap sebagai alat yang sangat berguna dalam meningkatkan produktivitas dan kolaborasi di tempat kerja.

Seperti misalnya, seorang pekerja yang bekerja dari lokasi jarak jauh mungkin memerlukan akses ke sumber daya internal perusahaan yang tidak dapat dijangkau karena pembatasan akses internet.

Dengan menggunakan VPN, individu tersebut dapat terhubung ke jaringan perusahaan dan mengakses sumber daya yang diperlukan tanpa batasan geografis.

Selain itu, dalam situasi di mana situs web atau platform komunikasi tertentu diblokir oleh pemerintah atau kebijakan perusahaan, VPN dapat memberikan solusi dengan memberikan akses ke pengguna untuk berinteraksi dan berkolaborasi dengan rekan kerja mereka secara efisien.

Dengan demikian, VPN membantu memfasilitasi aliran kerja yang lancar dan memungkinkan individu atau tim untuk tetap produktif meskipun dihadapkan pada pembatasan akses internet yang ada.

 

  • Memberikan pengamanan dasar

Ketujuh, memberikan pengamanan dasar. Perlindungan sistem yang menyimpan data sensitif harus kuat untuk melawan berbagai risiko dari pihak eksternal.

Salah satu langkah awal dalam menjaga keamanan adalah dengan menggunakan firewall, yang merupakan langkah dasar namun krusial dalam menjaga integritas data. Firewall bertindak sebagai penghalang pertama yang mencegah akses ilegal dari luar masuk ke dalam jaringan atau sistem komputer.

Selain firewall sebagai langkah awal, ada beragam metode keamanan lain yang dapat diterapkan untuk meningkatkan tingkat perlindungan sistem.

Seperti contohnya, enkripsi data bisa digunakan untuk melindungi informasi yang disimpan atau dikirim, sehingga hanya pihak yang berwenang yang dapat mengaksesnya.

Penggunaan perangkat lunak antivirus dan antispyware juga bisa membantu mendeteksi serta menghapus malware yang berpotensi merugikan atau mencuri data penting.

Selain itu, praktik keamanan yang baik seperti melakukan pembaruan perangkat lunak secara berkala juga sangat penting untuk memastikan sistem memiliki perlindungan terhadap kerentanan yang ada.

Pelatihan keamanan bagi pengguna juga diperlukan agar mereka paham akan ancaman keamanan yang mungkin dihadapi serta cara mengatasinya.

Dengan menggabungkan berbagai metode keamanan ini, sistem dapat meningkatkan tingkat keamanannya dan menjaga data atau informasi yang tersimpan dengan lebih efisien.

Ketahui Fungsi Firewall dan Cara Kerja Firewall 4

Freepik

 

Cara Kerja Firewall

Setelah mengetahui definisi dan fungsi dari firewall. Selanjutnya kita akan membahas terkait cara kerja firewall. Dalam prosesnya sendiri, firewall memiliki tiga metode untuk menjalankan fungsinya sebagai penyaring lalu lintas jaringan baik yang masuk maupun keluar dari perangkat komputer.

Firewall perangkat keras adalah satu-satunya jenis firewall yang dapat menggunakan metode tersebut; firewall perangkat lunak tidak mendukungnya.

Dari tiga metode yang ada, firewall dapat secara langsung menjalankan 2 metode secara bersamaan untuk mengontrol lalu lintas yang mengalir baik masuk maupun keluar.

 

  • Filterisasi Paket

Dalam prosedur ini, firewall berfungsi dengan cara yang sistematis, di mana setiap paket data yang tiba di jaringan atau sistem komputer diperiksa secara saksama.

Setiap paket data dianalisis secara individu untuk mengetahui kontennya. Setelah menerima paket data tersebut, firewall akan mengevaluasi karakteristiknya dan membandingkannya dengan aturan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dengan membandingkan paket data yang diterima dengan aturan yang telah ditentukan, firewall akan menentukan apakah paket tersebut layak untuk diterima dalam jaringan atau sistem komputer.

Jika paket data tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka firewall akan mengizinkannya untuk melanjutkan masuk ke dalam sistem.

Tetapi, jika paket data tersebut melanggar aturan yang telah ditetapkan atau tidak memenuhi kriteria tertentu, firewall akan mengambil tindakan untuk mencegahnya masuk ke dalam jaringan atau sistem komputer.

Dengan pendekatan ini, firewall berperan penting dalam mengendalikan akses jaringan dan melindungi sistem dari ancaman yang tidak diinginkan.

Dengan menetapkan aturan yang sesuai, pengguna dapat mengatur dengan cermat jenis lalu lintas data yang diperbolehkan masuk ke dalam jaringan mereka, sehingga meningkatkan tingkat keamanan dan keandalan sistem secara keseluruhan.

 

  • Layanan Proxy

Firewall berada pada posisi yang strategis di antara sistem dan jaringan, bertindak sebagai pos terdepan dalam menjaga keamanan data yang berpindah antara keduanya.

Fungsinya adalah untuk mengawasi dan mengontrol aliran data yang berlalu di antara sistem dan jaringan, baik dari luar ke dalam maupun sebaliknya.

Dengan berada pada posisi tersebut, firewall dapat secara efektif memeriksa setiap paket data yang dikirim dan diterima, serta mengevaluasi apakah mereka memenuhi kriteria keamanan yang telah ditetapkan.

Sebagai gerbang pertahanan utama, firewall memainkan peran penting dalam melindungi sistem internal dari akses yang tidak sah atau potensial mengancam dari luar.

Dengan memonitor dan menilai setiap transmisi data, firewall memastikan bahwa hanya lalu lintas yang sesuai dengan kebijakan keamanan yang diizinkan untuk melewati batasannya. Ini menciptakan lapisan pertahanan yang kuat dan krusial dalam memastikan keamanan jaringan dan sistem komputer dari berbagai ancaman cyber yang mungkin terjadi.

 

  • Stateful Inspection

Metode stateful inspection memungkinkan firewall untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap setiap paket data yang melewati batas jaringan.

Dalam proses ini, firewall tidak hanya melihat pada paket data secara individual, tetapi juga melacak riwayat atau history dari setiap paket yang telah melewati sistem.

Setiap paket yang diterima akan dianalisis secara menyeluruh berdasarkan informasi yang tersimpan dalam database paket.

Jika paket tersebut teridentifikasi mengandung ancaman terhadap keamanan data, misalnya mengandung malware atau memiliki karakteristik serangan yang mencurigakan, maka firewall akan mengambil tindakan langsung dengan menolak paket tersebut.

Hal ini dilakukan untuk mencegah ancaman tersebut menembus ke dalam jaringan atau sistem komputer yang dilindungi oleh firewall.

Namun, jika paket tersebut dinilai aman berdasarkan penilaian dari stateful inspection, maka firewall akan memberikan izin akses jaringan untuk paket tersebut masuk ke dalam komputer atau sistem yang dituju.

Dengan cara ini, stateful inspection memungkinkan firewall untuk secara efisien membedakan antara paket data yang aman dan tidak aman, serta mengambil tindakan yang sesuai untuk menjaga keamanan jaringan dan sistem komputer dari potensi ancaman cyber.

Demikian penjelasan singkat terkait firewall, mulai dari  fungsi firewall hingga cara kerjanya. Dengan adanya firewall di dalam jaringan komputer maka akan memberikan perlindungan atau proteksi pada sistem jaringan maupun perangkat tersebut.

Hal ini dikarenakan, saat ini dengan adanya perkembangan teknologi yang dapat membantu dalam menjalankan bisnis, tidak dapat dipungkiri pula bahwa kejahatan siber juga ikut meningkat.

Dengan meningkatnya insiden kejahatan siber seperti malware dan phishing, penting bagi masyarakat untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang ancaman ini guna mengurangi risiko kerugian.

Sebagai respons terhadap kekhawatiran akan tindakan phishing dan berbagai dampak negatif yang mungkin timbul akibat kejahatan siber, PT Docotel Teknologi mengadakan sebuah Webinar. Webinar ini diselenggarakan bekerja sama dengan Yubico dan Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN RI) dengan fokus pada “Keamanan Digital di Era Modern: Peran MFA dalam Proteksi Data”.

Semoga pembahasan seputar definisi, fungsi firewall, hingga cara kerja firewall bermanfaat bagi para pembaca Docotel!

teresaiswara

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most discussed

Advertisement