Docotel Official Blog
Kesalahan Umum pada Pembuatan Web Responsive 1

Kesalahan Umum pada Pembuatan Web Responsive

Membangun sebuah situs web bisa menjadi hal yang cukup rumit. Tantangan pada pembuatan web ini terletak pada fungsionalitas dari apa yang sudah didesain. Salah satu

yang menjadi tantangan terbesar yang dihadapi oleh web desainer di era mobile ini adalah membuat desain yang responsive untuk halaman web mereka. Pada umumnya masalah terbesar yang berhubungan dengan perancangan web responsive adalah banyaknya jenis device dengan berbagai ukuran layar. Berikut ini kesalahan yang biasanya terjadi pada saat pembuatan web responsive:

  1. Disable Zoom Option

Mendisablekan pengaturan zoom dan membiarkan dikendalikan secara manual oleh user, itu termasuk hal yang cukup buruk. Nah, hal ini akan membuat user merasa bahwa website tersebut tidak “memanjakan” mereka.

  1. Kurang Mempelajari Kebiasaan User

Untuk membangun sebuah website yang responsive juga harus menganalisis pasar. Dengan melakukan analisis ini, desainer dapat mengetahui dan menentukan langkah awal dalam proses perancangan. Analisis ini juga akan memberi petunjuk mengenai hal mendasar seperti perangkat yang sering user gunakan saat membukan halaman website.

  1. Menggunakan Satu Program Untuk Desain yang Berbeda

Banyak perusahaan yang membuat semua dalam satu program perangkat lunak untuk perancangan. Namun, hal tersebut tidak menjadi solusi yang tepat. Misalnya, platform mobile sering membutuhkan perlakuan khusus. Ketika bekerja dengan iOS, web desainer biasanya menggunakan Kakao dan Xcode sementara membangun sebuah website dari awal tapi itu tidak berarti bahwa ini dapat digunakan untuk semua platform.

  1. Tidak Memperhatikan Masalah Navigasi

Kesalahan dalam pembuatan website yang paling umum terjadi adalah navigasi yang tidak jelas, tata letak bagian web yang berantakan, pengaturan warna yang aneh, dan desain yang tidak selaras dengan tujuan perusahaan. Padalah navigasi yang sederhana dan jelas dapat membantu para pengunjung website mencari apa yang mereka perlukan di website tersebut.

  1. Kurangnya Pengujian

Pengujian. Ini merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan sebelum mempublish situs tersebut ke publik. Setidaknya, pembuat harus menguji arus pengguna di web untuk beberapa browser utama dan juga untuk beberapa perangkat mobile yang populer. Nah, dengan begitu bisa dilihat apakah terjadi banyak miss function pada website tersebut atau tidak. Jika ya, berarti perlu dilakukan perubahan terlebih dahulu.

Itulah beberapa kesalahan yang terjadi pada pembuatan web responsive. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, maka nantinya akan membuat web lebih efisien untuk

kepuasan user.

docobot

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most discussed

Advertisement