Docotel Official Blog

Selamat Tinggal, Path!

Akhir-akhir ini, dunia media sosial diramaikan oleh kabar menyedihkan tentang kepergian salah satu platform media sosial, yaitu Path. Sempat menjadi platform media sosial yang amat sangat disenangi oleh para anak muda, Path menjadi tempat di mana pengguna dapat berbagi momen dan kegiatan sehari-harinya seperti update lokasi, foto, status, hingga mendengarkan lagu dan menonton film.

Setelah namanya mulai meredup dua tahun belakangan ini, nama Path akhirnya kembali terdengar. Namun, bukannya membawa kabar baik, Path malah memberikan kabar yang cukup mengejutkan. Lewat situs resminya, Path mengucapkan salam perpisahan kepada penggunanya dengan judul “The Last Goodbye”.

 

“It is with deep regret that we announce that we will stop providing our beloved service, Path.
We started Path in 2010 as a small team of passionate and experienced designers and engineers.
Over the years we have tried to lay out our mission: through technology and design we aim to be a source of happiness, meaning, and connection to our users.

 Along our journey we have laughed and cried with you, and learned valuable lessons. And it is now inevitable to wind down the service to prioritize our work to serve you with better products and services.
It has been a long journey and we sincerely thank each one of you for your years of love and support for Path”

Bersama salam perpisahan tersebut, Path juga memberikan informasi mengenai tahapan penutupan aplikasi, mulai dari pemberitahuan penutupan pada tanggal 17 September 2018, lalu aplikasi yang tak lagi bisa di unduh melalui Google Play Store dan Apple Store mulai tanggal 1 oktober 2018, hingga penutupan akses pada tanggal 10 Oktober 2018.

Jika kembali lagi ke belakang, Path mulai banyak digunakan di Indonesia pada tahun 2013. Dengan menghadirkan konsep yang berbeda dari kebanyakan media sosial lainnya, Path yang bersifat personal lantas menarik hati pengguna. Jika media sosial lain seperti Facebook memiliki batasan jumlah teman sebanyak 5000 orang, Path hanya memiliki batasan jumlah teman yang berjumlah 105 orang. Jadi para pengguna dapat membagikan momen-momen hanya untuk orang-orang terdekatnya saja.

Pada tahun 2014, Path berasa dipuncak karir yang membuatnya memiliki 4 juta pengguna aktif di Indonesia. Besarnya jumlah tersebut akhirnya membuat Path berani untuk membuka kantor di Indonesia. Namun sangat disayangkan, baru 4 tahun membuka jalan di Indonesia, pada tahun 2018 ini Path telah mengumumkan bahwa perjalanan selama 8 tahun kini akan segera berakhir.

armitatyas

armitatyas

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most discussed