Docotel Official Blog
Heuristic Usability pada User Interface (UI) - Part 1 1

Heuristic Usability pada User Interface (UI) – Part 1

Dalam dunia User Interface (UI) dan User Experience (UX), Heuristic Usability merupakan salah satu faktor penting yang harus diketahui. Namun, sebelum membahas apa itu Heuristic Usability, mari kita pahami dulu apa yang dimaksud dengan Usability.

Usability

Dalam konteks UI, Usability merujuk pada tingkat kualitas dari sistem yang mudah dipelajari, mudah diingat, serta mudah digunakan.

User Interface yang baik harus memiliki usability yang tinggi agar dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pemborosan waktu,  penurunan produktivitas, atau bahkan membuat orang tidak ingin kembali menggunakan sistem Anda.

Heuristic Usability

Heuristic merupakan prosedur analitis untuk memberikan perkiraan yang tepat dan pengecekan ulang sebelum memberikan kepastian. Jadi, Heuristic Usability adalah metode untuk menganalisa suatu alat objek agar memberikan kemudahan dalam penggunaan untuk dapat mencapai suatu tujuan.

Nah, di dalam Heuristic Usability terdapat 10 prinsip yang harus diterapkan pada UI. Apa saja?

  1. Status sistem yang mudah dibaca

Merupakan suatu kondisi yang mampu memberikan informasi yang terjadi pada user mengenai apa yang sedang dilakukan atau apa yang sedang terjadi. Contohnya pada penulisan password.

  1. Kecocokan antara sistem dan dunia nyata

Berusaha memberikan informasi yang mudah dipahami oleh user dengan penggunaan bahasa sehari-hari dan konsep yang mudah dimengerti. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesan keakraban dan kepercayaan bagi user.

  1. Kebebasan dan kontrol pengguna

Saat menggunakan sistem, user seringkali melakukan kesalahan. Memberikan pilihan yang memudahkan dan membebaskan user dalam penggunaan interface sangatlah dibutuhkan. Contohnya pada pilihan undo, redo, dll.

  1. Standar dan Konsistensi

Konsistensi dibutuhkan agar memudahkan user saat menggunakan fitur-fitur Anda. Menggunakan informasi atau gambar yang berbeda, tapi memiliki makna yang sama akan membuat user bingung dalam menggunakan sistem.

  1. Pencegahan error

Kasus error atau bug memang seringkali ditemukan saat penggunaan sistem dan kondisi ini tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, penggunaan desain atau visual saat terjadi error sangat dibutuhkan agar user memahami apa yang terjadi saat itu pada sistem.

 

Itu tadi 5 prinsip yang harus diterapkan pada Heuristic Usability. Supaya bisa mengetahui informasi lain tentang Heuristic Usability pada UI, simak terus blog Docotel selanjutnya, ya!

armitatyas

armitatyas

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most discussed