Docotel Official Blog
Mengenal Teknologi Blockchain 1

Mengenal Teknologi Blockchain

Beberapa waktu lalu Bitcoin menjadi perbincangan hangat seluruh dunia, termasuk Indonesia. Namun, Bank Indonesia (BI) mengeluarkan larangan atas penggunaan Bitcoin. Larangan ini dikeluarkan karena uang digital atau cryptocurrency yang satu ini dianggap dapat menimbulkan black economy karena asal muasal uang tersebut yang tidak jelas.

Namun, Bank Indonesia ternyata tidak menutup mata pada maraknya perkembangan uang virtual ini. Bank Indonesia mengakuakan turut memafaatkan teknologi yang menjadi dasar beroperasinya mata uang virtual atau cryptocurrency seperti Bitcoin, yaitu Blockchain.

Apa itu Blockchain?

Blockchain merupakan teknologi transaksi yang tidak menggunakan pihak ketiga dalam suatu proses pertukaran data. Contohnya jika kamu berbelanja menggunakan kartu debit, maka peruusahaan bank akan mejadi pihak ketiga antara kamu dan pihak penjual. Lalu, jika sewaktu-waktu bank mengalami gangguan jaringan, apa yang akan terjadi? Tentunya hal ini akan membuat transaksi terganggu atau tidak dapat berjalan semestinya.

Berbeda dengan Blockchain, teknologi ini tidak mengunakan pihak ketiga sebagai pusatnya. Blockchain menggunakan banyak komputer yang tersebar pada jaringan tersebut. Hal ini membuat sistem Blockchain akan lebih sulit untuk dibobol orang tidak bertanggung jawab, serta gangguan yang terjadi memiliki kemungkinan yang lebih kecil.

Bank mencatat seluruh transaksi yang mereka lakukan pada sebuah buku besar. Nah, yang membedakan dengan bank adalah Blockchain tidak hanya dikelola oleh satu organisasi saja, melainkan oleh banyak yang disebarkan melalui publik. Inilah yang menjadi kekuatan utama dari Blockchain.

Co founder Block Tech Steven Suhadi menerangkan bahwa blockchain tak ubahnya seperti system Android di manaaplikasi berjalan dengan system tersebut. Bitcoin bisa dibilang hanya satu aplikasi dari system blockchain.

Blockchain membawa dampak yang positif untuk Indonesia berkat transparansi dan efisiensi yang disebabkannya. Saya kira banyak fragmentasi di Indonesia yang bisa diatasi dengan blockchain,” Steven Suhadi, Co Founder Block Tech.

Steven menjelaskan bahwa blockchain menggunakan system terdesentralisasi yang memungkinkan efisiensi. Ketika seseorang membeli coin bitcoin, sistem computer yang terhubung jaringan blockchain akan mencatat dan memberikan validitas secara otomatis. Sehingga, minim kesalahan, cepat, lebih murah dan mudah.

“Kalau di bitcoin, misalnya ada satu koin bitcoin. Saya akan memberikan satu bitcoin ini pada orang A. Komputer saya akan memberitahukan ke seluruh jaringan bitcoin untuk mencatat bahwa coin itu sekarang milik A jadi ketika coin itu diklaim orang lain, maka akan ketahuan itu bohong. Karena, pemiliknya adalah A,” Steven Suhadi.

Blockchain memanfaatkan konsensus, kondisi yang tercapai ketika semua peserta dalam jaringan menyetujui validitas sebuah transaksi dengan mencatat apa yang tercatat oleh computer dalam data besar cocok satu sama lain.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Blockchain. Bagaimana menurut kamu?

docobot

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most discussed

Advertisement